Tafakur Kehidupan 2014 - Yogyakarta

Bismillah...

Alhamdulillah... masih diberi kesehatan dalam menjalankan aktifitas sehari hari. Kali ini gw mau bercerita dan berdongeng layaknya seorang penyair, perjalanan ketiga orang kaum kusam *judulnya menyusuri keindahan dan keajaiban Yogyakarta (Daerah Isitimewa) selama kurang lebih 6 hari, dan sebetulnya kita bertiga sama sekali gak punya rute perjalanan, :). itulah yang namanya backpacker sejati, mungkin.


Hari #1
Hari pertama sebetulnya dihabiskan dengan perjalanan menuju jogja... full 1 hari di Kereta Ekonomi AC (Station Senen - Station Lempuyangan) yang masih di subsidi pemerintah, dengan Rp.50.000,- kita bertiga bisa berangkat ke Jogja, Malam kita sampai di lempuyangan

Hari #2
Hari kedua, atau tepatnya setelah sempat tidur semalaman di "Hotel Alam" yang sangat sejuk dan alami, disamping kita sudah ada, makanan murah-meriah khas Jogja yaitu Angkringan, ya gak murah-murah amat sih, mayan ganjel perut... segelas kopi dan nasi kucing! dan sekitar jam 8' kita berangkat menuju maliboro, disana sempet kita bertiga 'kompak' nabung ke wc umum, setelah mencari informasi, akirnya kita berangkat ke "Gunung Kidul - Pantai Indriyanti".

Dalam perjalanan menuju Pantai Indriyanti, kita benar-benar di Tembak! harganya oleh supir mini-bus sialan, haa.. maaf rada kesal, perjalanan kami bertiga menuju Pantai Indriyanti harus kami tebus Rp.200.000,- untuk sekali jalan! yah, Allah memang adil, dalam perjalanan si mini-bus nyenggol motor dan ada beberapa yang harus dia ganti, alhasil perjalanan kami sampai dan terbayar sudah, kami sampai pukul 1'an siang, dan Indah..nya subhanallah.... Inilah keindahan alam yang tak terbayangkan, keindahan Indonesia ku... keajaiban ciptaan Tuhan.
Selama beberapa jam kami istirahat, bersantai dan menikmati sejuknya angin sepoy-sepoy.. dan disana kami menikmati cimol, ada juga ternyata untuk mengganjal perut sampai nanti sore, maklum, kita memang tidak memikirkan makanan untuk sore tapi untuk nanti malam, dan mendekati ashar, sekitar pukul 4'an kami menulusuri pantai paling jauh dari pantai Indriyanti, gw lupa namanya dan itu lebih indah lagi, di hari ke-2 kita bermalam kembali dengan "Hotel Alam".
Dalam perjalanan di hari ke-2 tepatnya 2 pantai setelah indriayanti, gw lupa nama pantainya, menjelang malam dan malam begitu terang, meskipun tak sedang terang bulan, gw duduk santai di batu pantai dan ke-2 saudara (temen seumuran) gw menyisiri pantai, benar benar indah, dan asyik, fikiran bebas lepas tanpa batas melihat kearah depan.

Malam pun masuk, dan kami merebus mie 3 bungkus dengan kompor kecil di bawah tebing batu karang (sayang lupa gw foto) dan malam ini kami pun beristirahat.

Hari #3
Hari ke-3 kita udah ada di pantai, dan kita bertiga tidur di pasir pantai dengan api unggun menyala sampai pagi, ketika bangun matahari tidak begitu terlihat karena sedikit mendung tapi tidak hujan, dan perut gw merasa lapar, entah ide dari mana, gw coba buat kopi hitam dengan pasir pantai, nikmat... menjelang siang, kita bertiga bikin mie lagi, sisa semalam, tinggal 3 bungkus, dan masak dengan air laut, uehkkkk.... rasanya aneh air mie nya, untung cuman cuman 1/2 dari tempat masak mie, 1/2 lagi air sumur sawah.

Saat sedang packing matras tempat tidur pakain dan sepatu, ternyata ada jejak kaki yang mencurigakan, ada anjing kampuanggggg!! yang mengendus kami bertiga (lagi lagi lupa gw foto) saat malam hari, untung saja tidak terjadi apa apa dan memang niat kami baik kok, hanya ingin menikmati alam Gunung Kidul. Okeh setelah packing, kita berjalan dari pantai ke Wonosari dengan berjalan kaki, karena jika sewa mobil itu akan terasa sangat mahal sekali, setelah berangkat kita ketipu oleh mobil kaleng, kita berjalan kurang lebih 10KM, masih ada 13KM lagi menuju wonosari dan akhirnya dapat mobil juga, dan ternyata itu mobil yang sama saat kita di tipu (supirnya yang nganter kita bertiga di hari pertama), dan perjalanan itu cuman bayar 10rb / orang kita sampai di piyungan.

Lagi lagi kita harus menunggu mobil piyungan-prambanan (tujuan selanjutnya Prambanan) dan sudah 30menit lebih tak muncul, akhirnya kita berjalan mencari tempat makan, untuk mengisi tenaga kembali, akhirnya kita mampir di warteg yang murah banget, makan bertiga cuman 26rb, mana nasi bisa ambil sepuasnya, haaa. Disana seperti biasa kita selalu bercerita- dan ternyata, orang piyungan kenal dengan TANGERANG coyyy... emang kota gw kejam, dikenal seantero jawa. oya, ada 1 hal yang unik, baru bertemu beberapa jam, ada bapak tua yang merasakan pedihnya hidup tanpa orang yang kita kenal di daerah orang lain, sampe sampe kita nunggu mobil tujuan prambanan si bapak tua itu yang memanggil bahkan sempat berantem gara-gara yang naek itu ternyata kami bertiga, yang notaben bukan orang piyungan, al hasil.... kita ditembak lagi harganya, seharusnya kita bayar cuman 20rb, 2x lipat sudah sebetulnya, kata ibu warteg cuman 4rb ongkos x 3 = 12 rb tp kita harus bayar 30rb sampe pintu prambanan, yasudahlah gw fikir gw baru ambil duit dari ATM jadi gw gak mempermasalahkan toh itung itung sedekah ke orang kaya (tuh supir hapenya kerennnnn coyyyy, kaget gw juga).

Akhirnya kita sampe juga di mulut pintu Candi Prambanan .. ya belum masuk, karena jam 5 sudah tutup sedangkan kami sampai jam 4, masa 1 jam doank.. akhirnya menikmati kembali sorenya jogjakarta di percis lapangan luas Prambanan, disana sampai kita berjalan mencari musholla/ masjid untuk di jadikan tempat mandi/shalat/cuci muka dan lain lain, akhirnya kita dapet juga + malam itu kita tidur gratis di musholla bu apa, gw lupa namanya, jadi di malam ketiga kita tidur beratapkan teriplek, dan itu gratis, Alhamdulillah. kita tidak mencari lapak utnuk tidur malam ini, saat mencari makan.... seperti biasa makanan kami, yang murah meriah dan halal. kita makan di angkringan dan menjelang malam, kita ngopi dan ngerokok dulu, disana kita bertemu kelompok "Punk Tangerang" yang sama seperti kita, mereka sudah ada di masjid prambanan yang sebelumnya di pantai parang tritis.. untuk beristirahat.

Hari ke #4
Masuk ke hari ke-empat kita sudah sampai di Prambanan, dan saatnya masuk ke keajaiban dunia selanjutnya, candi Prambanan dengan membayar 30rb/ orang kita bisa masuk, dan kita bertiga berfoto bersama, dan menjelang siang kita makan soto ayam kampung khas jogja, dan itu juga murah coyyyyy..... 27rb kita bertiga bisa makan + es teh manis pula. dan tepat jam 2 kita berangkat lagi ke Malioboro, tepat di hari sabtu sore kita udah sampe di Malioboro.

Ada cerita sedih neh di hari ke-4 salah satu saudara gw keilangan handhpone, mana banyak foto narsis dan foto keren keren, yang rencana pengen di upload, kita punya 2 hape, 1 hape itu full foto gw dan kecolongan di TRANS YOGYA! entah copet gimana caranya mereka melakukannya, yasudahlah... lanjut. Malam minggu ini lagi hiburan gratis dari ENDANK SOEKAMTI DAN SUPERMAN IS DEAD. akhirnya kita berjalan ke alun-alun utara untu melihat aksi mereka jam 8 nanti malam, dan lagi lagi.... kita ditembak makannya, kita makan gudeg khas yogya.... bertiga lo tau kita harus bayar 83rb.... PERFECT!! makan termahal selama 4 hari yang gw rasakan, padahal itu bisa cukup untuk 2hari atau 3x makan! yasudahlah lupakan, menjadi pelajaran buat kita.

Pas endank soekamti tampil, aseli ini band lagunya gak ngarti gw, lagunya pake bahasa jawa, akhirnya kita selesai setelah SID kelar tampil dan menuju malioboro lagi dan kita bertemu kembali "PUNK TANGERANG" lagi disana, bernyanyi bersama, makan sate bersama dan begitulah kegiatan sampai jam 1 pagi. akhirnya kita dapat "Hotel Alam" lagi, dan cukup menutup mata ini sampai pagi nanti.

 Hari ke #5
Di hari ke lima, tepatnya hari minggu, kita tidak memiliki ide, mau kemana, karena pertama kita sudah kehilangan handhpone yang artinya kita kehilangan semangat untuk mengabadikan kegiatan kita, padahal rencana mau ke BOROBUDUR + BROMO. Tapi gagal! yasudahlah, akhirnya kita bertiga berjalan menuju ke Station Lempuyangan, FULL SEHARIAN! gw aja mpe bingung mau ngapain, akhirnya selama 1 hari full, kita cuman melihat orang jualan dan mondar mandir kegiatan orang jogja di pinggir jalan, dan gw bener-bener mengalami rasanya hidup sebagai orang pinggiran, dan lagu iwan fals bener, orang pinggiran itu di lupakan!

Gw merasa oh ini yang orang jakarta rasakan di jalanan... campur aduklah perasaan gw, gw mpe bingung, yah getuh dah.

Hari ke #6
GO TO DJAKARTA! seharian full.

FOTO GALLERY:
NEXXTT....


comments