Tampilkan postingan dengan label Tauhid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tauhid. Tampilkan semua postingan

.:: Islam Itu Teroris? ::.

Bismillah...

DUNIA DIAM (TERMASUK SEBAGIAN UMAT ISLAM SENDIRI !) SAAT PEMBANTAIAN UMAT MUSLIM SAUDARA SE IMAN KITA.

  • Bila anda ingin mencari KEKEJAMAN KAFIR HINDU terhadap Muslim, tengoklah nasib Muslim di INDIA.

  • Bila anda ingin membuktikan KEKEJAMAN KAFIR KONGFUCHU, lihatlah nasib Muslim UIGHUR di CHINA.

  • Bila anda ingin melihat KEKEJAMAN KAFIR BUDHA terhadap Muslim, Tengoklah ROHINGYA-MYANMAR.

  • Bila anda ingin merasakan KEKEJAMAN KAFIR YAHUDI terhadap Muslim, pergilah ke PALESTINA.

  • Bila anda ingin mengikuti KEKEJAMAN KAFIR KRISTEN terhadap Muslim, perhatikan BOSNIA - ANDALUSIA - CHECHNYA.

  • Bila anda ingin bukti KEKEJAMAN KAFIR KOMUNIS terhadap Muslim, Perhatikan INDONESIA.

  • Bila anda ingin tahu KEKEJAMAN KAFIR SYIAH terhadap Muslim, IRAN melakukannya di IRAK - SYIRIAH - IRAN.

Termasuk pembantaian2 umat Islam di Poso, Ambon, Sampit, Papua!


Tapi semua KEKEJAMAN di atas, tidak disebutkan sebagai AKSI TERORIS !!!
Sebab apa...? 
= _Korbannya MUSLIM  =

Sekarang Beri satu saja BUKTI SEJARAH bahwa Umat Islam atau Kepemimpinan masa lalu Islam atau sekarang yang Membantai Membunuh Umat Manusia Non Islam...?!

Silahkan yang tahu di Share...

Dimana dan Negara mana...?
Siapa Pemimpinnya...?
Berapa jumlah korban...?
Silahkan buktikan dengan Data yang Valid..!

#Teroriskah Islam...?
#Masihkah Menuduh Islam, di Tegakkan dengan Pedang...?
#Berpikirlah dengan penuh Kesadaran...!

sumber: WAG - Ghiroh Persahabatan

.:: INDONESIA will be INDO-CINA ? ::.

Bismillah...

Skenario diambil dari sumber ini:
https://www.portal-islam.id/2019/05/ex-dubes-polandia-haz-pohan-ungkap.html


1. Periode 2019-2024 akan terjadi migrasi besar2an rakyat Cina ke Indonesia,  minimal 25-50 juta. Sudah terjadi, orang cina daratan sendiri yang bicara, ini videonya: 


2. Saat pilpres 2024 akan dimunculkan boneka baru guna melanjutkan semua grand strategy Cina utk menguasa Indonesia manjadi bagian dari RRC Raya. Pengiriman  manusia cina ke Indonesia makin masif,  hingga tahun 2029 bisa menjadi 100 juta.  Sesuatu yg mudah karena semua kebijakan mereka yg atur. 

3. Saat pilpres 2029, boneka mereka kembali disetting agar kembali berkuasa utk periode keduanya (spt Jkw sekarang).  Selama pemerintahan boneka periode kedua ini jumlah manusia cina di Indonesia bisa mencapai 200juta lebih. 

4. Saat Pilpres 2034, berkat UU yg sudah diamandemen (presiden tidak harus orang asli pribumi),  maka tampillah capres yg full secara fisik  dan mental (jiwa raga) adalah ras cina. Mereka akan menang dg mudah, bahkan jika pemilu dilaksanakan secara "jurdil"pun, krn jumlah mereka sudah sangat banyak.  Belum lagi ditambah dg suara pribumi2 dungu yg sejak awal gak mikir soal kedaulatan dan martabat bangsa (kalangan abangan,  sepilis,  atheis,  eljibiti,  hobi maksiat,  dll).  Nama Indonesia akan tinggal menjadi kenangan,  mungkin diganti Indocina.

5. Dalam kurun 2019-2034 itu,  seluruh aspek kehidupan  (EKOPOLSOSBUDHANKAM) akan dikendalikan oleh RRC.  Secara spesifik, ideologi Pancasila akan dihapus,  komunisme dikembangkan,  umat Islam (target utama)  akan ditindas habis2an, masjid2 dikekang dan secara perlahan dihancurkan, lembaga2 keislaman (sekolah,  PT,  ponpes,  badan2 amal2 syariah dll) akan ditekan dan dihabisi karena menjadi virus munculnya perlawanan thd pemerintah yg berkuasa. Pendek kata,  Indonesia akan menjadi Uighur/Xinjiang  (Turkistan Timur) yang dijajah total. Semua simbol dan ritual yng berbau Islam akan ditindas dn dihabisi.  Pada saat yang sama akan dibangun kamp-kamp indoktrinasi bagi anak2 utk dididik menjadi komunis sejati. 

6. Maka 2034 INDONESIA benar2 TAMAT sebagaimana digambarkan dalam novel technothiller karya PW Singer berjudul GHOST FLEET yg beberapa waktu lalu ketika diwacanakan oleh pak PS banyak diolok-olok oleh kaum cebong dungu LAKNATULLOH ALAIH. 

7. Dan,  seperti dikatakan oleh pengamat dr Eropa ini,  kesempatan bagi rakyat Indonesia wabil khusus kaum muslim tinggal SEKARANG ini utk berjuang memperjuangkan kedaulatan melepaskan diri dari belenggu penjajahan RRC.  Ingat, cengkeraman mereka sudah cukup kuat dg jebakan hutang utk infrastruktur yg gila2an, apalagi jika proyek pemindahan ibukota jadi dilakukan, ditambah secara fisik TENTARA mereka sudah berada di sini dg jumlah yg jauh melebihi jumlah TNI maupun polri (yg terakhir ini  bahkan sekarang sudah menjadi bagian dari proyek penjajahan Cina,  pengkhianat sejati yg gak mikir soal kedaulatan yg penting dikasih duit banyak dah senang). Mau apalagi kita?

MENGERIKAN!






..: Lihat Siapa Temannya :..

Bismillah...

Ini bukan masalah saya diposisi siapa, ini masalah saya sebagai Muslim, saya hanya sedang BUKA MATA BUKA TELINGA DI POLITIK 2019 Kelak.

Dari 10 orang di kedua belah pihak, bagaimana sikap mereka terhadap Islam dan umat Islam...     


Coba perhatikan siapa di sekitar Prabowo Subianto,

  1. Prof. Dr. H. Amien Rais
  2. Fuad Bawazier
  3. KH. Kholil Ridlwan
  4. Habib Rizieq Sihab
  5. Sohibul Iman
  6. Fadli Zon
  7. Fahri Hamzah
  8. Dahnil Anzar Simanjuntak
  9. Ustadz Abdul Somad
  10. Ustadz Bahtiar Natsir

Coba kita lihat 10 orang siapa yang berada di sekitar Joko Widodo,

  1. Luhut Binsar Panjaitan
  2. Megawati Soekarno Putri
  3. Romo Benny Susetyo
  4. AM Hendropriyono
  5. Basuki Cahya Purnama ( Ahok)
  6. KH.  Said Aqil Siradj
  7. Budi Gunawan
  8. Budiman Sujatmiko
  9. Edward Suryajaya
  10. Tomy Winata

Maka, #Renungkanlah Wahai Saudaraku Se-Iman, kita jawab dari hati paling dalam..
  1. Pelecehan surat Al Maidah pada era   presiden siapa...?
  2. Al Qur'an di baca dengn langgam Jawa di istana era presiden siapa....?
  3. Islam Nusantara lahir di era presiden siapa....?
  4. Adzan di permasalahkan di era presiden siapa...?
  5. Khutbah dan ceramah di masjid di atur pemerintah, di era presiden siapa...?
  6. Ormas islam di bubarkan di era presiden siapa...?
  7. Mantan koruptor masih bisa di jadikan wakil rakyat di era presiden siapa....?
  8. Dana haji di pinjam negara era presiden siapa...?
  9. Dana BPJS dipakai untuk insfraktuktur di era presiden siapa....?
  10. Kyai dan Habib di intimidasi di era siapa...?
  11. Pekerja cina merajarela di era presiden siapa...?
  12. Harus minta ma'af pada PKI di era presiden siapa...?
  13. Ulama di cekal pengajian nya di era presiden siapa.....?
  14. Kolom agama di KTP akan di hilangkan, di era presiden siapa....?
  15. Kyai dan ustadz harus di sertifikasi, di era presiden siapa...?
  16. Bilang kalo politik hrs dipisahkan dari agama di era presiden siapa...?
  17. Dimasjid tdk boleh bicara politik di era presiden siapa...?

Hal ini barulah pertama kali terjadi negeri ini sejak merdeka 73 thn yg lalu dan  Ini kenyataan dan bukan meng-ada ada. 

source: WAG Ghiroh 212

.:: Emang Gile Lu Ye, Tempo.. ::.

Bismillah...

tulisanmu itu hanya mewakili teman-temanmu yang panik dan lemah.!

Fitnah keji apalagi nih yang ingin mereka taburkan untuk para muslimah berjilbab.??


Kapan kapan sinih ikut saya ke kelompok ibu ibu muslimah berkerudung lebar.
Sinih liat mereka yang berjibaku menyuarakan dan mengetuk hati ummat untuk bersedekah harian


Terus kamu mau bilang apa?
Sedekah untuk beli/bikin bom?Nggak lah!


Makanya lihat dulu, nggak usah keburu nulis. Bilang ama Boss mu tuh, “Pesanannya ntar Boss, saya lagi diajak bu Shanti ke dapur umum”

Tuh... lihatin tuh ibu ibu muslimah berkerudung lebar. Mereka bergotong royong masak nasi dan lauk pauk.
Buat siapa? Buat mereka sendiri?
Bukan!

Mereka masak buat makan para Dhuafa, para anak jalanan dan mushafir .
Trus elo mau nuduh apa?
Mereka masak buat bekel para Teroris?
Sinih.. Ikut saya ke tempat lain, lihat ibu ibu muslimah berkerudung panjang yang sibuk ngumpulin para dokter. Mereka bikin baksos kesehatan sampe ke pelosok, bikin pengobatan gratis. Bahkan nggak sedikit dari mereka yg sudah berlelah lelah di kegiatan Baksos, pulang ke rumah dengan keringat belum kering sudah lanjut mengurus keluarga yg menunggu di rumah.
Sok atuh.. sesekali datang ke rumahnya. Nanti kamu diajak sholat jamaah diimami suami atau bahkan anaknya, Sesekali Bung.. Ikut dan simak pengajian mereka, mentadaburi al qur’an.
Biar paham bahwa segala yqng kita tulis akan ada balasannya oleh ALLAH untuk di kehidupan duniamu apalagi di kehidupan akhirat kelak.

Sesekali Bung.. Ikut dan simak pengajian mereka, mentadaburi al qur’an.
Biar paham bahwa segala yqng kita tulis akan ada balasannya oleh ALLAH untuk di kehidupan duniamu apalagi di kehidupan akhirat kelak.


Emang Gile Lu ye!

..:: Hari Spesial km Idul Adha dan Idul Fitri ::..

Bismillah...

TAHUN BARU BUKAN SESUATU YANG SPESIAL

Yang Spesial, bukan Jam 12 malam.. tapi 1/3 MALAM TERAKHIR
Yang Hebat, bukan menunggu detik-detik pergantian malam.. tapi MENUNGGU ADZAN SUBUH
Yang Super, bukan begadang berpesta lalu tidur.. tapi TIDUR LEBIH AWAL dan BANGUN LEBIH AWAL  
Yang Membahagiakan, bukan menghamburkan harta dengan pesta pora.. tapi SEDEKAH DIPAGI HARI DAN DIRUTINKAN SETIAP HARI 
Yang Menjayakan, bukan ikut dikeramaian acara tahun baru.. tapi BERJAMAAH SUBUH
Yang Luar Biasa, bukan mendeklarasikan harapan saat kembang api memuncak.. tapi saat ALLAH turun ke langit bumi dan kita bisa memanjatkan doa pada-Nya. 


sumber: https://goo.gl/RtCTPd

..:: Desta, Lakukan 7 Sunnah ini ::..

Bismillah...

Solat Tahajjud,
Karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada sholat tahajjudnya.
Doanya pasti akan mudah terkabul dan membuat kita semakin dekat dengan Allah SWT.
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari
Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, kita membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh penahaman. Paling tidak jika sesibuk manapun kita, bacalah ayat 3Qul, atau ayat qursi.
Pergilah ke masjid (Khususnya di waktu subuh)
Sebelum melangkahkan kaki kemanapun, langkahkan kaki ke masjid dahulu, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah SW.
Sholat Dhuha
Karena kunci rezeki terletak pada sholat dhuha.
Yakinlah, kekuatan sholat dhuha sangat dasyat dalam mendatangkan rezeki.
Sedekah setiap hari
Allah menyukai orang yang suka bersedekah dan malaikat selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.
Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah berlipat-lipat ganda.
Selalu Jaga Wudhu
Karena Allah SWT menyayangi hamba yang berwudhu.
Kata khalifah Ali bin Abu Thalib,
" Orang yang selalu berwudhu, ia akan senantiasa merasa selalu dalam keadaan sholat walaupun ia belum sholat dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa yaitu
*Ampuni dosanya dan sayangi dia ya Allah SWT* ".
Amalkan Istighfar setiap saat
Dengan istighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

sumber: http://cur.lv/15arjq

..:: Dear Kotak Kotak Dua ::..

Bismillah...

Dear Muslim Berbaju Kotak Kotak...
Rasul mulia pernah bersabda, Fa Innaka ma'a man ahbabta, Maka sesungguhnya seorang bersama orang yang dicintainya (di akhirat). Setelah berharap bersama Rasulullah, para sahabat dan ulama shalafussolih, kamipun berharap di akhirat kelak bersama ulama-ulama hanif negeri ini yang kami bela dan kami cintai. Buat kalian, apakah sudah siap bersama jagoan kalian di akhirat kelak ???
Dear Muslim Berbaju Kotak Kotak...
Kalian pasti tau ayat "Watawashaubil haqqi wa tawa shaubissobr", ya...itulah tugas saudara seiman, menasihati dalam kebenaran dan kesabaran, jika anda terima Alhamdulillah, jika anda abaikan maka urusan kami selesai, tinggallah anda berurusan dengan Tuhan.
Dear Muslim Berbaju Kotak Kotak...
Jagoan anda itu kelewat arogan, mungkin jika dia santun, resistensi tak akan sebesar ini. Jika jutaan muslim negeri ini begitu membencinya, pasti dia memang bukan orang yang "beres". Dengan begitu banyak noda hitam, masihkah kalian membelanya mati-matian?
Dear Muslim Berbaju Kotak Kotak...
Satu hal yang bisa saya dan jutaan orang pastikan adalah... jagoan anda itu tidak bisa mengendalikan mulutnya. Jangankan rakyat miskin di pinggiran kota, ulama besar saja dia rendahkan, percakapan mantan presiden pun bisa dia dapatkan, terlebih Al-Qur'an dia nistakan, jutaan muslim peserta aksi disebut orang bayaran, dan sekarang dia dan kroni pun ikut menuduh Tuhan
Dear Muslim Berbaju Kotak Kotak...
Baiklah, jika kalian tidak bisa diyakinkan melalui firman Tuhan, mari kita lihat jagoan anda yang kalian bela mati-matian. Apakah dia profesional, kapabel ? Mungkin saja demikian ( menurut kalian )...tapi apakah dia bersih, jujur, bebas korupsi? Silahkan saja, apakah anda lebih percaya mulutnya ataukah BPK negeri ini yang kredibilitasnya diakui dunia ? Belum lagi masalah reklamasi, penggusuran paksa disana-sini
Dear Muslim Berbaju Kotak Kotak...
Dalam Al-Qur'an ada belasan ayat tentang larangan bagi seorang muslim memilih pemimpin dari kalangan non muslim, terserah mau kalian artikan kata awliya itu sebagai pemimpin atau teman dekat, namun jumhur ulama sepakat, awliya adalah seseorang yang mengurusi hajat hidup orang banyak...jadi tidak mungkin mayoritas orang beriman menyerahkan hajat hidupnya kepada yang tidak seiman
Dear Muslim Berbaju Kotak Kotak...
Kalian adalah saudara kami, saudara seiman dan seaqidah, kami wajib mengingatkan...sebagai bentuk kasih sayang dan perhatian. Bukankah muslim itu bagaikan satu badan ???
Dear Muslim Berbaju Kotak Kotak...
Sekian surat cinta dari saya...Mohon maaf, kalian tak perlu mendebat saya jika tidak berkenan, seperti kata Aa Gym, saya tidak ingin berdebat dengan Anda yang mendukung mereka, apalagi jika anda orang Islam. Bagaimana saya bisa meyakinkan Anda, sedangkan Firman Allah saja anda tidak yakini dan Anda abaikan


source: http://lb.cm/kotakkotak

..:: Perampok Cerdas ::..

Bismillah...

Alkisah terjadi perampokan di BANK TERNAMA!

Perampok:
" Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda "

Semua orang di bank kemudian tiarap!

Inilah yang disebut:
Mind changing concept – merubah cara berpikir“.
Tiba-tiba, seorang "NASABAH CANTIK" merayu ke perampok..

Perampok:
" Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan! "

Inilah yang disebut:
" Being professional – bertindak professional "
Setelah selesai merampok, terjadi perbincangan diantara para perampok:

Perampok Muda (LULUSAN MBA):
"Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita"

Peramok Tua (LULUSAN SD):
"Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok"

Inilah yang disebut:
"Experience – Pengalaman"
Setelah kejadian tersebut, terjadi perbincangan pula di BANK TERNAMA:

Manajer:
"Hayu kita lapor ke polisi"

Kepala Cabang:
"Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok."

Inilah yang disebut:
"Swim with the tide – ikuti arus"
Kepala Cabang:
"Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan"

Inilah yang disebut:
" Killing boredom – menghilangkan kebosanan "

Ke-esokan harinya, BERITA PERAMPOKAN BANK TERNAMA masuk dalam HEADLINE TELEVISI:

Televisi:
"Telah terjadi perampokan 100 milliar dari BANK TERNAMA ... "

Perampok:
"Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya"

Inilah yang disebut:
" Knowledge is worth as much as gold - pengetahuan itu emas"

Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.

Inilah yang disebut:
"seizing opportunity – berani mengambil risiko"
DONE!


Apakah anda bisa melihat, mengapa bangsa ini selalu ada keributan ?

Kisah Perampokan diatas, adalah representing segala sesuatu yg terjadi di Negara ini.


sumber: http://lb.cm/cerdas

..:: Hai Umat Islam ::..

Bismillah...

Salah satu kesalahan umat Islam sejak dulu adalah polos, buta politik, bahkan alergi dan menarik diri dari politik.

Ini adalah warisan konstruksi berpikir kolonial, disetting:

- politik itu urusan orang kulit putih,
- bisnis itu urusan etnis Cina, sedangkan
- pribumi ya jadi petani, pegawai, atau buruh.

Padahal kebijakan yang mengatur arah kehidupan berbangsa dan bernegara ditentukan melalui mekanisme politik. Coba lihat betapa dahsyatnya permainan politik dan dampaknya. Dampak tersebut menjadi berkali lipat lebih luar biasa karena politik pasti berjalin-berkelindan dengan media.

Seorang Jokowi dalam waktu sangat singkat bisa naik dari *Walikota* Solo, jadi *Gubernur DKI*, lalu jadi *Presiden*. Hampir tidak ada yang mempersoalkan bahwa beliau *tidak pernah* menyelesaikan masa jabatannya sebagai Walikota dan Gubernur dengan baik.

Paralel dengan itu, seorang Ahok bisa melesat dari *Bupati* Belitung Timur menjadi *Wagub DKI*, dan kemudian jadi *Gubernur* di Ibu Kota Negara.

Banyak umat Islam dengan polos melihat *dua fenomena di atas sebagai kebetulan*. Padahal orang yang belajar politik sedikit saja pasti paham, *tidak ada kebetulan dalam politik*. Selalu ada agenda, *strategi dan skenario di balik setiap peristiwa*. Selalu ada _master mind_ di belakang itu semua.

Bahkan selalu ada *penyandang dana* yang berkepentingan memastikan bahwa dampak peristiwa poltik tersebut memberikan _benefit_ yang lebih besar ketimbang _cost_ yang dikeluarkan.

Sama naifnya kalau kita menganggap bahwa kebetulan Ade Komarudin menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi sebagai Ketua DPR RI. Lalu Setya Novanto, yang saat berkunjung ke AS hadir di kampanye Donald Trump, malah terpilih jadi Ketum Golkar. Apa mungkin Setya Novanto bisa jadi pucuk pimpinan Partai Beringin tanpa campur tangan Ical? Oh ya, jangan lupa, Donald Trump adalah kandidat Presiden AS yang terkenal *sangat anti Islam*. Salah satu gagasan dalam kampanyenya adalah *melarang masuknya muslim ke negara Paman Sam*.

Cerita tidak berhenti di situ. Tak lama setelah Setya Novanto jadi bos Golkar, partai warisan Orba ini langsung menyatakan dukungan kepada Ahok untuk kembali menjadi DKI Satu, menyusul Nasdem dan Hanura yang sudah lebih dahulu menyorongkan dukungan.

Kelanjutannya kita semua sudah mahfum. Tindakan Ahok menggusur ribuan warga marjinal di Jakarta *tidak pernah disorot media*. Demikian pula dugaan korupsi dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Waras *tidak 'dikuliti' dengan antusias oleh para jurnalis*.

Sebaliknya, kasus kecil razia Satpol PP terhadap seorang pedagang di Serang yang membuka warung disiang hari bulan Ramadhan diblow-up media dengan gegap gempita, dengan _angle_ yang *menyudutkan umat Islam*. Padahal Satpol PP hanya menegakkan Perda yang sudah bertahun-tahun berlaku di Serang, sebuah wilayah dengan 95% warga muslim. Kacaunya, Presiden dengan sangat patriotik menyumbang 10 juta untuk si pedagang. Bahkan para netizen menggalang dana hingga 130 juta sebagai wujud simpati.

Mengapa misalnya Jokowi tidak menyumbang dan para netizen tidak menggalang dana simpati yang sedemikian signifikan untuk para korban penggusuran Ahok? Apakah karena para warga marjinal itu melanggar Perda mengenai tata ruang sebagaimana selama ini didalihkan Ahok? Kalau begitu sama saja _bro_! Pedagang di Serang itu dirazia Satpol PP karena melanggar Perda yang mengatur jam buka gerai makanan selama Ramadhan.

Coba tengok bagaimana gegap gempitanya pemberitaan bahwa KPK menyatakan kasus RS Sumber Waras *bebas* dari korupsi, padahal BPK sebelumnya nyata-nyata mengindikasikan *kerugian negara* ratusan milyar dalam kasus ini.

Sebaliknya, rentetan penggusuran yang dilakukan Ahok *sepi-sepi saja di media*. Kok bisa? Kebetulan? Pastinya tidak. Silakan lihat *siapa BOS BESAR di balik media-media kita*.

Jadi kalau kita melihat banyak Perda *bernuansa syariah dilucuti oleh rejim Jokowi*, itu _mah_ lumrah. Justru aneh kalau tidak begitu. Mungkin masih banyak yang belum _ngeh_ bahwa *partainya Pak Jokowi ngotot mengubah isi UU Perkawinan tahun 1974 yang tidak merestui perkawinan beda agama*.

Partai tersebut juga berupaya menghilang ketentuan dalam UU Pendidikan Nasional yang mengharuskan sekolah menyediakan *guru agama yang seagama dengan anak didiknya*. Bahkan partai yang sama berada di barisan terdepan *penentang UU Anti Pornografi*.

Satu lagi. Di samping polos dan kurang melek politik, sebagian umat ini juga *kurang tajam logikanya*, sehingga mudah dijebak oleh kerancuan berpikir yang dihembuskan para politisi. Misalnya, Ahok kerap mengatakan, pilih mana antara pemimpin muslim tapi korup, atau pemimpin kafir tapi tidak korup. _Duh_, itu _fallacy of comparison_ namanya. *Kita dipaksa memilih dua pilihan yang keduanya salah*. Kita dibutakan sedemian rupa seolah tidak ada pilihan yang lain. Padahal, belum tentu saat ini pemimpin kafir yang tidak korup itu benar-benar ada. Padahal, belum tentu pemimpin kafir yang bicara begitu - _which is_ Ahok sendiri - benar-benar tidak korup. Padahal, banyak pemimpin muslim yang tidak korup.

*Jadi masih tetap mau polos dan apolitis? (anti politik)*

Yuk kita belajar melek politik,
semoga Allah lindungi indonesia dr org2 yg dzolim

source:
DR. ARIEF MUNANDAR
youtube:
https://www.youtube.com/watch?v=gNv0-gCTch4

..:: Logika 4 November ::..

Bismillah...

Hari ini tepat, 4 November 2016, pesan moral buat saya sendiri:
Jagalah Mulutmu, Jagalah Sikapmu karena itu lebih tajam dari PISAU
Semua ummat bersatu, semua golongan Islam bersatu, mereka bersatu karena Allah dan Rosulnya (Mukzizat, Quran), bahkan Propokator pun bersatu (tapi propokator lebih kepada membuat kegaduhan dan kericuhan).

“Dibohongin pakai surat Al Maidah 51 macam-macam"

Sengaja saya fokuskan pada kalimat yang menimbulkan polemik ini. Saya sudah melihat keseluruhan video, dan memang masalahnya ada pada frasa ini.

Terjemahan versi sebagian besar orang: Pak Basuki menistakan surat Al Maidah. Al Maidah 51 dibilang bohong oleh Pak Basuki.

Terjemahan versi pembela Pak Basuki: Pak Basuki tidak menistakan Al Maidah 51. Dia menyoroti orang yang membawa surat Al Maidah 51 untuk berbohong.

Mari kita bedah dengan kepala dingin. Jika kita ubah kalimat di atas dengan struktur yang lengkap maka akan menjadi seperti ini:

Anda dibohongin orang pakai surat Al Maidah 51” – Ini adalah kalimat pasif.

Anda: Subjek
Dibohongin: Predikat
Orang: Objek
Pakai surat Al Maidah 51: Keterangan Alat

Dengan struktur kalimat seperti ini, jelas yang disasar dalam kalimat Pak Basuki adalah OBJEK nya. Yaitu " orang " . Dalam hal ini orang yang menggunakan surat Al Maidah 51.

Karena Surat Al Maidah 51 di sini hanya sebagai keterangan alat yang sifatnya NETRAL. Saya analogikan dengan struktur kalimat yang sama seperti ini :

Anda dipukul orang pakai penggaris” 

Struktur kalimat di atas sama, yaitu : SPOK . Jenis kalimat pasif. Objek ada pada orang. Sedangkan penggaris merupakan keterangan alat yang bersifat netral.

Di sini menariknya...

Penggaris memang bersifat netral. Bisa dipakai menggaris, memukul dan yang lainnya tergantung predikatnya. Yang menentukan apakah si penggaris ini fungsinya menjadi positif atau negatif adalah predikatnya.

Nah masalahnya adalah apakah Surat Al Maidah 51 bisa digunakan sebagai alat untuk berbohong?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bohong/bo·hong/ berarti tidak sesuai dengan hal (keadaan dan sebagainya) yang sebenarnya; dusta:

Dan inilah arti dari surat Al Maidah 51 tersebut : 
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

Makna dari surat Al Maidah 51 tersebut sudah sangat jelas. Bukan kalimat bersayap yang bisa dimultitafsirkan. Tanpa dibacakan oleh orang lain, seseorang yang membaca langsung Surat Al Maidah 51 pun mampu memahami artinya.

Kesimpulan saya, dengan makna sejelas ini surat Al Maidah 51 TIDAK BISA DIJADIKAN ALAT UNTUK BERBOHONG. Jadi ketika Pak Basuki berkata dengan kalimat seperti itu, sudah pasti dia menyakiti umat islam karena menempatkan Al Maidah 51 sebagai “Keterangan Alat” yang didahului oleh predikat bohong. Menempelkan sesuatu yang suci dengan sebuah kata negatif,
ITULAH KESALAHANNYAH!.

Sebuah logika yang sama dengan kasus seperti ini :

Seseorang Ustadz menghimbau jamaahnya : 
Jangan makan babi, Allah mengharamkannya dalam Surat Al Maidah ayat 3”.

Pedagang babi lalu komplain. “Anda jangan mau dibohongi Ustadz pake Surat Al Maidah Ayat 3″.

atau

Seseorang Ustadz menghimbau jamaahnya,
" Al Quran mengharamkan khamr dan judi dalam Surat Al Maidah ayat 90. "

Bandar judi dan produsen vodka pun protes, 
" Anda jangan mau dibohongi Ustadz pakai Surat Al Maidah Ayat 90. "

Jika Anda sudah membaca arti Surat Al Maidah Ayat 3 dan 90 , mana yang akan Anda percaya? Ustadz yang memberitahu Anda atau Pedagang Babi, Khamr, dan Bandar Judinya?

Itu pilihan Anda. Namun sebagai orang yang mengaku muslim, jika Al Qur’an dan As Sunnah tidak menjadi pegangan utama kita, apakah kita masih layak menyebut diri kita muslim?

Catatan sebagai Saksi di akhirat Kelak.

source: facebook.com